WieraKusuma.com

You are here  : Home Gaya Hidup Takut atau Phobia ?
Takut atau Phobia ? PDF Print E-mail
Written by Alphons Wiera Kusuma   
Monday, 25 January 2010 14:21

PhobiaTakut akan sesuatu adalah salah satu perasaan yang pastinya dimiliki setiap orang. Ada yang takut bila berada dalam ruangan yang gelap, ada yang takut bila ada di ketinggian atau mungkin takut dengan binatang tertentu.
Namun, bila rasa takut itu menjadi berlebihan dan cenderung tidak masuk akal, mungkin rasa takut itu sudah tergolong dalam "Phobia".
Lalu apa yang membedakan Phobia dengan rasa takut biasa ??

Secara umum ada 3 hal yang membedakan antara Phobia dengan rasa takut biasa, yaitu :

1. Tingkat Ketakutan
Seseorang yang memiliki Phobia merasa sangat khawatir bahkan saat sumber ketakutan tidak ada di hadapannya. Misal, anak yang takut anjing akan merasa takut saat melihat atau mendekati anjing di jalanan. Tapi, anak yang menderita Phobia anjing, sudah merasakan ketakutan yang berlebih bahkan saat ia hanya memikirkan tentang anjing.

2. Lamanya Ketakutan
Umumnya ketakutan yang terjadi pada masa kanak-kanak sifatnya hanya sementara dan dapat dihilangkan dengan dukungan serta bantuan terarah. Sedangkan Phobia lebih sulit dihilangkan dan akan tetap dirasakan selama bertahun-tahun, tidak hanya dalam beberapa bulan.

3. Akibat
Setiap ketakutan memiliki efek masing-masing pada kehidupan anak. Misal, si anak berusaha menghindari acara pertunjukan badut ketika pergi ke pesta ulang tahun karena takut bertemu badut. Sebaliknya Phobia lebih parah, dapat membuat anak sama sekali tidak mau datang ke pesta ulang tahun.

Phobia dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu :
1. Phobia sederhana atau spesifik, adalah Phobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu, seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain.
2. Phobia sosial, adalah Phobia terhadap pemaparan situasi sosial seperti takut jadi pusat perhatian. Seorang penderita Phobia ini akan selalu menghindari tempat-tempat ramai.
3. Phobia kompleks, Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di kendaraan umum/mall. Seorang yang mengalami phobia ini untuk keluar rumahpun kadang-kadang sudah ketakutan.

Pada umumnya phobia disebabkan karena seseorang pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia. Phobia sering disebabkan juga oleh faktor keturunan, lingkungan dan budaya.

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.