|
Masuklah ke Dalam Selimutku |
|
|
|
|
Written by Alphons Wiera Kusuma
|
|
Thursday, 03 December 2009 13:58 |
|
Seorang Pastor di Pasturan memanggil salah seorang Suster untuk datang ke kamarnya, Pastor: Suster, kemari saya ingin menunjukkan sesuatu pada anda. Suster: Ya Romo, ada apa? Pastor: Masuklah ke kamarku dan tolong tutup semua tirai jendela. Suster: APA!!!???? Pastor: Saya bilang............ Suster: Ya saya mendengar Romo, cuma saya nggak percaya apa yang Romo katakan. Pastor: Benar, saya minta anda masuk ke kamar saya. (Walaupun dengan ragu-ragu tetapi Suster menuruti apa yang diperintahkan oleh Bapak Pastor)
|
|
Read more...
|
|
Written by Alphons Wiera Kusuma
|
|
Thursday, 03 December 2009 13:16 |
|
Konon ada sepasang sahabat cina dan arab sedang kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si cina jadi Sinshe, dan si arab menjadi Tabib.
Setelah satu minggu buka praktek, si Sinshe mulai kebanjiran pasien namun tempat praktek si Tabib sangat sepi. Si Tabib kemudian mencoba mencari akal bagaimana untuk melawan si Sinshe.
Maka si Tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: “Jika Tidak Sembuh Uang Kembali Tiga Kali Lipat”
Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan ke si Tabib. Giliran si Sinshe yang sewot karena prakteknya menjadi sepi. Dan ia berusaha mencari cara untuk mengalahkan si Tabib. “Haiyaaa, lumayan kalo owe purak-purak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha…” (baca dengan logat cina ya). Lalu ia mendatangi si Tabib.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Alphons Wiera Kusuma
|
|
Thursday, 03 December 2009 13:16 |
|
Sebuah pesawat udara , yang di penuhi artis artis indonesia, sedang terbang untuk konser musik bersama.
Tiba tiba, mesin pesawat rusak satu. "Pesawat kehilangan tenaga, kita bisa jatuh, semua barang bawaan harap segera di buang keluar" perintah Pilot. Setelah barang bawaan di buang pesawat bisa terbang lagi walau dengan tiga mesin. Tapi sialnya tak lama mesin mati lagi. Kembali pesawat kehilangan tenaga. "Beban mesti di kurangi, harus ada yang rela berkorban", kata Pilot
Tak lama kemudian Titik Puspa dan Bob Tutupoli berdiri, "Kita yang paling senior, kita lakukan demi generasi muda". Lalu dia melompat keluar Aaaaaa.......!!!!
|
|
Read more...
|
|
Written by Alphons Wiera Kusuma
|
|
Monday, 19 January 2009 11:08 |
|
Seorang wartawan sedang berada di lokasi kecelakaan. Karena banyak orang yang berkerumun, maka ia tidak bisa menerobos untuk melihat korban dari dekat.
Setelah makan "Mentos" wartawan itu mendapat ide. Minggir-minggir, saya Ayah korban, saya Ayah korban. Beri saya jalan!"serunya.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 10 |
salam saya telah coba seperti yang...
salam saya telah coba seperti yang...
wOw iT's AmAZInG... FIlM Ne KReN bGT...
emang bener semua tuh kata2 diatas......
tolong siapa saja yang tau untuk seti...
aq pingin praktek namun blm menikah.....