|
Written by Alphons Wiera Kusuma
|
|
Monday, 19 January 2009 11:08 |
|
Seorang wartawan sedang berada di lokasi kecelakaan. Karena banyak orang yang berkerumun, maka ia tidak bisa menerobos untuk melihat korban dari dekat.
Setelah makan "Mentos" wartawan itu mendapat ide. Minggir-minggir, saya Ayah korban, saya Ayah korban. Beri saya jalan!"serunya.
Benar saja, kerumunan itu membiarkan dia lewat, semua mata terarah kepada wartawan itu.
Dalam hati GE ER juga: Mentos memang OK, pikirnya. Ketika sampai di tengah kerumunan, ia terpana saat melihat seekor anak monyet tergeletak tak berdaya. |