WieraKusuma.com

You are here  : Home Kesehatan Kemacetan Meningkatkan Resiko Serangan Jantung
Kemacetan Meningkatkan Resiko Serangan Jantung PDF Print E-mail
Written by Alphons Wiera Kusuma   
Friday, 27 March 2009 16:23
Terjebak dalam kemacetan akan meningkatkan risiko mengalami serangan jantung
hingga 3 kali lipat dalam satu jam. Selain stres akibat kemacetan, serangan jantung itu juga dipicu oleh gas atau asap kendaraan. Demikian ditegaskan para peneliti di Institute of Epidemiology, Munich, Jerman.

Dalam studi sebelumnya, para peneliti itu menemukan bahwa sekitar 8% dari serangan jantung disebabkan oleh kemacetan lalu lintas.

Untuk mengikuti perkembangan penelitian ini, para peneliti mewawancarai 1454 orang yang selamat dari serangan jantung. Menurut keterangan para pasien itu, sekitar satu jam sebelum terjadi serangan jantung, banyak di antara mereka terjebak dalam kemacetan lalu lintas.

"Salah satu faktor yang potensial adalah kelelahan dan polusi udara dari mobil-mobil yang ada di sekitar," terang Anette Peter, pemimpin riset itu.

Risiko itu berlaku tidak hanya pada pengemudi, tetapi juga para penumpang bus, pengendara sepeda motor, atau pengendara sepeda yang terjebak kemacetan di jalan raya.

sumber : suaramerdeka.com
Last Updated on Tuesday, 05 May 2009 15:18
 

Add comment


Security code
Refresh

Komentar Terbaru